Senin, 19 April 2010

cerpen

MALU
“Neny,” aku menoleh. Adit tersenyum. Aku kembali asyik menekuni CD lagu-lagu Upbeat. “Nen,” aku terus membungkuk, serius dengan CD-CD di sana tanpa memedulikan Adit yang sedari tadi memanggilku. “Nen, Neny,” Adit masih terus memanggilku. Bodo amat. Dari dulu aku naksir dia, apa pernah dia peduli? Nggak , kan? “Nen, lo ‘lagi’, ya?“ aku berdiri. Apa maksudnya Adit ‘lagi’? “Maksud lo?” aku menarik T-Shirt-ku. Damn! Kenapa tadi aku pake tank-top dan jaket aja? Tank-top, kan, ‘mencetak’ lekuk tubuh banget. Dan bodohnya aku yang malah di padu dengan legging putih. Hell, aku malu banget. “Yaa, lo lagi ‘gitu’, ya?” oh, damn, maksut Adit gue lagi Menstruasi. “Kok gitu?” aku kehabisan kata-kata. “Lo … lo bocor,” Adit menunjuk legging bagian belakang-ku. Aku sedikit memutar badan. Tidak! Aku bocor! Duh, mana nggak bawa pembalut lagi! Bocornya banyak banget! Dan. AH! Adit, kan, cowok? Kok cowok ngingetin, sih? MALU!!“Nen, lo bawa pembalut?” mukaku kontan panas. Aku menunduk dan menggeleng. “Gue beli sendiri aja,” aku membuka tas. Sial! Aku nggak bawa uang! “Eh, Dit, boleh minjem uang nggak? Gue lupa nggak bawa dompet,” duh, pengin hilang ditelan bumi.
Sejak kejadian itu, aku jadi malu ketemu Adit. Aku selalu nghindar ketemu dia. Malu banget. Bocor, di lihat cowok lagi. Nggak kebayang, deh, malunya. Sore itu angkot ke arah rumahku belum juga lewat. Padahal udah mendung gini. Nggak ada teman. Sepersekian detik kemudian mataku menangkap bayangan Adit. Dan ternyata memang benar, itu Adit, berjalan ke arahku. “Hai, Neny,” Adit duduk disebelahku. “Ya. Lo belum pulang?” aku menatapnya meski malu setengah mati. Adit menggeleng. “Masih cari angkot,” katanya sambil menatapku. CTARRR!!Hujan. Damn, angkot belum lewat! Damn lagi, aku kan nggak pakai dobelan! Kalau dalemanku kelihatan, gimana, dong? Ctass! Kurasakan tali mini-set ku copot. Aduuh, kok malah copot, sih? Adit menatapku sedikit menahan tawa. Hujan lebat mengguyur. Aku berusaha menahan mini-set ku yang sudah copot. Oh, damn. Aku malu banget!

Rabu, 09 Desember 2009

tentang internet .

internet merupakan gabungan jaringan komputer di seluruh dunia . secara fisik , internet di bentuk oleh jaringan-jaringan komputer di seluruh dunia yg saling terhubung . setiap jaringan mungkin menghubungkan puluhan , ratusan , bahkan ribuan komputer , yg memungkinkan berbagi informasi dan sumber daya sehingga membentuk sistem informasi global . setiap orang yg mempunyai akses internet dapat berkomunikasi langsung dgn siapapun di internet , memberikan informasi kepada orang lain , mencari informasi yg di sediakan orang lain , atau menjual barang/jasa dgn biaya murah . informasi di internet sangat bervariasi , meliputi pendidikan , hiburan , ilmu pengetahuan dan teknologi , seni , sosial , ekonomi , politik , dan untuk mengaksesnya diperlukan suatu pengetahuan dan keterampilan tersendiri . pengetahuan dan keterampilan internet tidak hanya berupa kemampuan teknik pengaksesan , tetapi meliputi pengetahuan akan efek-efek negatif akibat bebas dan derasnya arus informasi via internet dan keterampilan menyikapinya . untuk itu , pada masyarakat pengguna internet , terutama para pelajar , perlu di tanamkan sikap waspada , disiplin , dan tanggung jawab dalam ber-internet .